Menikmati Kopi Sejak 1950 5 Kedai Legendaris di Pekanbaru

Menikmati Kopi Sejak 1950 5 Kedai Legendaris di Pekanbaru – Pekanbaru tidak hanya dikenal sebagai kota bisnis dan minyak, tetapi juga menyimpan jejak kuliner kopi yang mengakar kuat dalam budaya masyarakatnya. Beberapa kedai kopi di kota ini bahkan telah berdiri sejak puluhan tahun lalu, menjadi saksi perkembangan zaman dan tetap slot thailand gacor ramai dikunjungi hingga kini. Berikut lima kopi legendaris di Pekanbaru yang wajib Anda coba.

1. Kedai Kopi Kim Teng – Eksis Sejak 1950

Kedai Kopi Kim Teng adalah salah satu ikon kota Pekanbaru. Berdiri sejak tahun 1950, tempat ini terkenal dengan kopi tradisional hasil racikan sendiri menggunakan cara sangrai manual. Rasa kopinya kuat, pekat, dan memiliki aroma khas yang tidak ditemukan di kedai modern.

Pengunjung juga menyukai suasana klasik yang tetap dipertahankan tanpa banyak renovasi. Menu pendamping seperti roti bakar selai srikaya dan telur setengah matang semakin melengkapi pengalaman ngopi di sini.

2. Kedai Kopi Laris – Tempat Nongkrong Generasi ke Generasi

Kedai Kopi Laris telah melayani pecinta kopi sejak era 1970-an. Meski sederhana, kedai ini terkenal dengan kopi tubruk dan kopi susu tradisionalnya. Tak sedikit warga senior yang menjadikan tempat ini sebagai lokasi nostalgia.

Di pagi hari, suasana kedai begitu ramai karena situs bonus new member 100 bebas ip menjadi tempat berkumpul para pekerja, pengusaha lokal, hingga komunitas pecinta kopi. Lokasinya strategis, berada di pusat kota, sehingga mudah dijangkau wisatawan.

3. Kopi King – Kental dan Penuh Karakter

Kopi King menjadi rekomendasi bagi penyuka kopi dengan karakter sangat kuat. Racikan kopinya menggunakan biji pilihan dari Sumatra yang disangrai hingga menghasilkan warna cokelat gelap dan rasa bold.

Tak hanya kopi hitam, menu kopi susu di sini juga jadi favorit, terutama bagi anak muda. Keunikan lainnya, kedai ini masih menggunakan teko tradisional untuk menyeduh kopi, menjaga orisinalitas rasa dari waktu ke waktu.

4. Kopi Kapinat – Favorit Penikmat Kopi Pagi

Kopi Kapinat mungkin tidak setua Kim Teng, namun telah menjadi bagian penting dari budaya ngopi warga Pekanbaru sejak awal 1980-an. Tempatnya sederhana dengan meja kayu panjang, menyuguhkan nuansa perbincangan santai khas kedai kopi kampung.

Pengunjung biasanya datang sejak subuh untuk menikmati kopi panas sebelum beraktivitas. Kopi hitam Kapinat dikenal tidak terlalu asam dan memiliki aftertaste yang lembut.

5. Kopi Tirta – Perpaduan Tradisi dan Nuansa Modern

Berbeda dari kedai lainnya, Kopi Tirta hadir dengan desain modern namun tetap mempertahankan cita rasa kopi tradisional. Tempat ini menjadi jembatan antara generasi lama dan generasi baru dalam menikmati kopi.

Menu unggulannya adalah kopi tarik dan kopi sangrai arang. Banyak anak muda menjadikan kedai ini sebagai tempat bekerja atau diskusi ringan. Meski konsepnya lebih kekinian, biji kopi yang digunakan tetap berasal dari daerah Riau dan Sumatra.

Penutup: Ngopi di Pekanbaru, Lebih dari Sekadar Minum Kopi

Mengunjungi kedai kopi legendaris di Pekanbaru bukan hanya soal menikmati minuman, tetapi juga merasakan atmosfer sejarah dan budaya. Dari Kim Teng yang berdiri sejak 1950 hingga Kopi Tirta yang mewakili era modern, setiap kedai memiliki cerita dan cita rasa khas.